Senin, 30 Mei 2011

contoh makalah

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Praktik
Praktek mengajar merupakan suatu rangkaian belajar yang harus dijalankan oleh setiap siswa – siswi II ulya untuk mengikuti program akhir di Madrasah Diniyyah Al- Amiriyyah
Praktek guru tidak semudah seperti apa yang kita dengar dari pembicaraan orang, karena harus memenuhi persyaratan agar dapat melaksanakan tugas dengan baik. Praktik mengajar ini di adakan karena setiap siswa – siswi yang keluar dari pondok pesantren harus punya potensi dan ketrampilan yang siap akan di suguhkan di masyarakat, maka setiap guru harus punya kwalitas yang patut untuk madrasah diniyyah.
Praktik mengajar ini akan menjadi wacana sekaligus wawasan yang nyata dalam mendirikan siswa – siswi serta untuk mendapatkan pengalaman – pengalaman dalam sistem belajar mengajar.

1.2 Tujuan mengadakan praktik
Secara umum praktek mengajar bertujuan:
1. Untuk memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam rangka membentuk sifat mental proposional pada siswa – siswi tingkat ulya sebagai calon pendidik.
2. Mempersiapkan kader – kader pendidik yang handal yang memiliki pengetahuan, ketrampilan, nilai dan sikap yang diperlukan bagi calon guru atau tenaga pendidik lainya sesuai dengan keahlianya.
Sedangkan tujuan khusus praktik mengajar adalah:
1. Untuk mencetak tenaga guru yang siap pakai
2. Membentuk kepribadian yang baik serta mengetahui dan mampu mengembangkan ilmunya.
1.3 Manfaat Praktik
1.3.1 Bagi Praktikan
Manfaat praktik mengajar bagi praktikan antara lain:
 Sebagai barometer untuk mengetahui sampai di mana profesionalisme dalam menyerap dan mengaplikasikan teori – teori yang di serap dan di pelajari selama di madrasah diniyyah
 Menjadi cermin untuk mengetahui kekurangan dan kelemahan dalam usaha mencari profil guru yang baik
 Memperoleh pengetahuan dan pengalaman secara langsung dalam hal mengajar
1.3.2 Bagi Madrasah Diniyah
 Memiliki kader - kader pendidik yang bermutu dan berkualitas
 Dapat melihat perkembangan program Madrasah Diniyyah
 Dapat mengetahui kemampuan peserta didik selama belajar di madrasah diniyyah



BAB II
GAMBARAN UMUM MADRASAH DINIYYAH

2.1 Sejarah Berdirinya Madrasah Diniyyah
Madrasah Diniyyah Al – Amiriyyah yang berada di Dusun Blokagung Kecamatan Tegalsari Kabupaten Banyuwangi adalah salah satu madrasah yang di bawah naungan pondok pesantren Darussalam Blokagung. Pondok pesantren dan madrasah diniyyah didirikan oleh KH. Mukhtar Syafa’at Abdul Ghofur, k. Muhyiddin dan KH. Mu’alim Syarqowi.
Madrasah diniyyah didirikan 2 tahun setelah berdirinya pondok pesantren Darussalam Blokagung yaitu tahun 1953 M. Pada saat itu belum memiliki gedung sendiri karena memang keadaan serba merintis ( babat ). Para santri belajar di serambi rumah pengasuh, di mushola yang bangunanya terbuat dari bambu (angkring : jawa). Bangunan ini sebagai sarana asrama santri, musholla juga untuk belajar.
Seiring dengan bertambahnya tahun dan jumlah santri, maka tempat belajar yng semula di musholla dan asrama berpindah tempat di ruang – ruang sekolah, sampai sekarang.


2.2 Struktur Organisasi Madrasah Diniyyah
MADRASAH DINIYYAH AL-AMIRIYYAH
PP. DARUSSALAM BLOKAGUNG TEGALSARI BANYUWANGI

Kabid. Pend & Peng


Ka. Madrasah



TU



PKM PKM PKM PKM PKM
Kurikulum Muhafadhoh ITMAM Kesiswaan Keuangan


Mustahiq Munawib






Siswa-Siswi

Ket ;
: Garis Koordinasi langsung
: Garis Koordinasi tidak langsung

2.3 Personalia Madrasah Diniyyah dan Daftar Guru
PERSONALIA PENGURUS MADRASAH DINIYYAH
Kabid. Pendidikan dan Pengajaran : Dr. KH. Abdul Kholiq Syafaat, M.M
Tingkat Ulya
Kepala Madrasah : KH. Aly Asyiqin
WKS. Kurikulum : Ust. Ahmad syamsudin S. Pd.I
WKS. Kesiswaan : Ust. Muhammad Muchid
Ustdz. Roba emilia
WkS. Muhafadzoh : Ust. abdul Hamid
Ustdz. Latifatul Mubarokah
Ustdz. Miftahul Khoiriyah, S. Pd.I
Tingkat Wustho
Kepala Madrasah : Ust. Muhammad Jauhari S. Pd
WKS. Kurikulum : Ust. Ahmad Syamsuddin S.Pd.I
WKS. Kesiswaan : Ust. Slamet Cahyono
Ustdz. Roba Emilia
WKS. Muhafadzoh : Ust. Abdul Hamid
Ustdz. Latifatul Mubarokah
Ustdz. Miftahul Khoiriyah S.Pd.I
Tingkat Ula
Kepala Madrasah : Ust. Andi Aly Akbar, S.Pd, M.Ag
WKS. Kurikulum : Ust. Abdul Aziz S.Pd.I
KS. Kesiswaan : Ust. Thohir Muntaha S. pd .i
Ustdz. Roba Emilia
WKS. Muhafadzoh : Ust. Muhammad Murtadlo
Ustdz. . Latifatul Mubarokah
Ustdz. . Miftahul Khoiriyah S.Pd.I

PKM. Pembina ITMAM : Ust. Ahmad Humaidi, A.Ma
Ustdz. Mahmudah ikwan s. Pd. i
Keuangan : Ust. Amron Rosyadi
Sarana/ Prasarana : Ust. Yahya Muhyiddin

Tata Usaha
Ketua : Ust. Agus Hamdanie
Anggota : Ust. Ahmad supriyadi, SE
Ust. Mahrus Hadi s. Pd
Ustdz. Zulfa Mazidah
Ustdz. Dewi Umamah




2.4 Visi dan Misi Madrasah Diniyyah
1. Visi Madrasah Diniyyah
Menjadikan MADINA sebagai tempat Tafaqquh fid-din dan public service yang mengedepankan pencitraan ajaran-ajaran Islam yang Rohmatal lil’alamin serta meningkatkan sumber daya manusia yang cerdas, kreatif, inisiatif dan inovatif sebagai kader Islam.
2. Misi Madrasah Diniyyah
Ikut serta menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran keagamaan serta pengembangan ajaran agama islam guna membentuk kepribadian seorang muslim sebagai kader islam yang utuh dan berwawasan luas yang memadukan antara ilmu, amal dan pengetahuan sebagai wujud nilai-nilai ajaran Islam yang rohmatal lil’alamin ditengah masyarakat.





BAB III
LAPORAN HASIL PBM

3.1. Kalender Pendidikan dan GBPP
3.1.1 GBPP Madrasah Diniyyah Al-Amiriyyah




























3.1.2 Kalender Pendidikan Madrasah Diniyah Al Amiriyah



3.2 Jadwal Pelajaran
Jam Sabtu Jam Ahad Jam Senin Jam Selasa Jam Rabu Jam Kamis
1
2 Nahwu
Nahwu 1
2 Nahwu
Nahwu Lughowi
Targhib 1
2 Fiqih
Fiqih 1
2 Akhlaq
Kholasoh 1
2 Maqsud
Maqsud


3.3 Skenario Pembelajaran

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah / Madrasah : Diniyyah Al – Amiriyyah
Mata Pelajaran : Nahwu
Tingkat : wustho
Kelas / Daur : 1 F / Tsani
Pertemuan : Ke – 1
Waktu : 2 x 45 menit

A. Standar Kompetensi
 mampu memahami bab istighol

B. Kompetensi Dasar
 Siswa mampu memahami terkib istighol beserta contohnya dan mampu memahami nadhomnya.

C. indikator
1. siswa mampu menjelaskan tentang saghil, mas ghul, dan masgul anhu.
2. siswa mampu menjelaskan terkib istighol beserta contohnya.
3. siswa dapat menjelaskan adawat yang dapat menyebabkan isim sabik bisa
di baca nasob dan rofa’.
4. siswa dapat menjelaskan maksud dari nadhom

D. Skenario Pembelajaran / Langkah-Langkah Pembelajaran/ inti pembelajaran

No
Kegiatan
Metode Alokasi Waktu
1. Pendahuluan
a. Salam
b. Mengabsen
c. Apersepsi
a. Ceramah
b. Tanya Jawab
10 Menit
2. Kegiatan
a. Menerangkan tentang saghil, masghul, dan masghul anhu
b. Menjelaskan tentang istighol sekaligus contohnya.
c. Menjelaskan isi sabik ketika kamasikan adawat.
d. Menerangkan maksud dari nadhom



a. Ceramah
b. Tanya jawab




70 Menit
3. Penutup
a. Kesimpulan
b. Tes tulis
c. penilaian
10 Menit

E. Media / Sumber Pembelajaran
- Kitab syarah ibnu aqil
Oleh : jamaludin muhamad bin abdilloh bin malik
- Terjemah alfiah jus 1
Oleh : bahai udin ibnu aqil
- Terjemah alfiah ibnu malik tegal rejo

F. Penilaian
1. Performent
a. menulis materi / keterangan pelajaran
b. mendengarkan/ memperhatikan waktu di terangkan
2. tes tulis
a. Soal
1. pada lafadz mana yang di maksud saghil, masghul, masghul anhu
2. jelaskan tentang istighol dan buatkan contonya
3. ketika isim sabit jatuh setelahnya adawat yang di khususkan pada fiil seperti dan maka isim sabit di baca ?
4. tuliskan nadhom yang menerangkan bahwa isim sabit itu wajib di baca rofak ketika di iringi dengan adawat ibtida’

b. Jawab
1. pada lafaz
2. istighol adalah fiil yang jatuh setelahnya isim dhomir tapi fiil tersebut diatas bisa beramal pada isim dhohir karena sudah beramal pada isim dhomir yang kembali pada isim dhohir
3. wajib di baca nasob
4. يَنْصُرُ
Blokagung, 01 Januari 2011
Guru pamong Praktikan


Ustdz. Dewi Arianti Luqmana Lia Khus’ Yuniarni
Mengetahui
Pembimbing



Ustdz. Mahmudah Ikhwan, S.Pd.I

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah / Madrasah : Diniyyah Al – Amiriyyah
Mata Pelajaran : Nahwu
Tingkat : wustho
Kelas / Daur : I F / Tsani
Pertemuan : Ke – 2
Waktu : 2 x 45 menit

A. Standar Kompetensi
 Dapat memahami tentang fiil muta’adi dan fiil lazim

B. Kompetensi Dasar
 Siswa mampu menjelaskan fiil muta’adi dan fiil lazim beserta contoh - contohnya

C. indikator
1. siswa mampu menjelaskan tentang fiil muta’adi beserta contohnya.
2. siswa mampu menjelaskan tentang fiil lazim beserta contohnya.
3. siswa mampu membedakan antara fiil muta’adi dan fiil lazim
4. siswa mampu menjelaskan caranya memuta’adikan fiil lazim
5. siswa mampu menjelaskan maksud dari nadhom
D. Skenario Pembelajaran / Langkah-Langkah Pembelajaran/ inti pembelajaran

No
Kegiatan
Metode Alokasi Waktu
1. Pendahuluan
a. Salam dan berdo’a
b. pengabsenan
c. apersepsi
a. Ceramah
b. Tanya Jawab
10 Menit
2. Kegiatan
1. Menerangkan fiil muta’adi dan contohnya
2. Menerangkan fiil lazim dan contohnya
3. Menerangkan perbedaan antara fiil muta’adi dan fiil lazim
4. Menerangkan caranya memuta’adikan fiil lazim
5. Menerangkan tentang pemahaman nadhom



6. Ceramah
7. Tanya jawab




70 Menit
3. Penutup
a. Kesimpulan
b. Tes tulis
c. penilaian
20 Menit

E. Media / Sumber Pembelajaran
1. Kitab syarah Ibnu Aqil
Oleh : Jamaludin Muhamad Bin Abdulloh Bin Malik
2. Terjemah alfiah jus 1
Oleh : Bahai Udin Ibnu Aqil
3. Terjemah alfiah ibnu Malik Tegalrejo


F. Penilaian
1. Performent
a. menulis materi / keterangan pelajaran
b. mendengarkan/ memperhatikan keterangan pelajaran
2. Tes Tulis
a. Soal
1. Apakah yang dimaksud dengan fi’il muta’adi? Berikan contohnya.
2. Apakah yang dimaksud dengan fi’il lazim, berikan contohnya?
3. Wazan – wazan apa yang termasuk dalam fi’il lazim?
4. .
Bagaimana maksud dari nadham tersebut.

b. Jawab
1. fi’il yang bisa beramal pada maf’ul nya tanpa huruf jer
Contohnya :
2. fi’il yang tidak bisa beramal pada maf’ul nya kecuali dengan huruf jer
contoh :
3. .
4. fi’il muta’adi bisa beramal menasobkan maf’ul bih ketika maf’ul bih tidak
berupa nanbul fail


Guru pamong Praktikan



Ust. Yahya Muhyidin Khoirul Anam
Mengetahui
Pembimbing



Ust Andi Ali Akbar M. Ag

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah / Madrasah : Diniyyah Al – Amiriyyah
Mata Pelajaran : Nahwu
Tingkat : Ula
Kelas / Daur : IV / Tsani
Pertemuan : Ke – 3
Waktu : 2 x 45 menit

B. Standar Kompetensi
 Siswa mampu memahami dan menjelaskan tentang amil Jazem إن

C. Kompetensi Dasar
 Siswa mampu menjelaskan amil jazem إن dan amil yang disamakan dengan إن serta jawab syarat yang harus bersamaan fa’ jawab

D. indikator
1. mampu menjelaskan amil jazem إن
2. bisa menyebutkan amil amil yang disamakan dengan إن
3. mampu menguraikan nadhoman tentang amil jazem
4. bisa membuat contoh jawab syarat yang bersamaan dengan fa’ jawab

E. Skenario Pembelajaran / Langkah-Langkah Pembelajaran/ inti pembelajaran

No
Kegiatan
Metode Alokasi Waktu
1. Pendahuluan
a. Salam
b. Berdo’a
c. Mengabsen
d. Lalaran
a. Ceramah
b. Tanya Jawab
c. Demontrasi
10 Menit
2. Kegiatan
a. Mendikte pelajaran
b. Menerangkan amil jazem إن
c. Menyebutkan dan menjelaskan amil-amil yang disamakan dengan إن
1. من 5. متى 9. حيثما
2. ما 6. أيان 10. كيفما
3. إذما 7. أين 11.أنّى
4. اي 8. مهما


a. Ceramah
b. Tanya Jawab
8. Demontrasi




70 Menit
3. Penutup
a. Kesimpulan
b. Evaluasi
10 Menit

E. Media / Sumber Pembelajaran
- Kitab dan terjemah Imrithi
- Fotocopy ringkasan imrithi
- Majmu’ nadhoman

F. Penilaian
a. Evaluasi
Pedoman Penilaian
 Jawaban benar x 20 = 100
 Jawaban salah tidak diberi nilai
a. Soal
1. لام أمرdan لام الناهية itu bisa menjazemkan berapa fi’il ?
2. Sebutkan amil-amil yang disamakan dengan إن !
3. واجزأبإن ومايهاقدألحقا فعلين لفظااومحلامطلقا Apa maksud nadhom tersebut !
4. واليقترن ياالفاجواي لووقع يعدالاداة موضع الشرط امتنع Apa maksud nadhom tersebut !
5. Sebutkan amil-amil yang menjazemkan fi’il mudhore’?


b. Jawab
1. satu
2. أنّى, كيفما, حيشما, مهما, أين, أيان,متى,اي,إذما, ما, من
3. Amil jazem إن dan yang disamakan dengan إن semuanya menjazemkan 2 fi’il baik dalam lafadnya / mahalnya.
4. Jika jawab syarat terdiri dari lafad yang seandainya di jadikan fiil syarat tidak bias, maka jawab syarat harus bersamaan fa’ jawab
5. إن تساعداخاك فى قضاء حجاته فانت رجل محمود
Blokagung, 08 Januari 2011
Guru pamong Praktikan



Ustdz. Dewi Arianti Luqmana Lia Khus’ Yuniarni
Mengetahui
Pembimbing




Ustdz. Mahmudah Ikhwan, S.Pd.I

BAB IV
ANALISIS DATA


NO
TALAMIDZ Materi
Jumlah Keterangan
Nahwu Nahwu Nahwu
1 Arifatul Hikmah - - 100 100 Kurang
2 Mega Sholihatul Fithri 100 100 100 300 Baik
3 Arini Zulfi Maulidia 100 100 - 200 Kurang
4 Atina Riva Atal Khuluq 100 100 100 300 Baik
5 Nila Rizqiana 100 100 100 300 Baik
6 Binti Shdeha 100 100 100 300 Baik
7 Binti Zuhrotul Khilmi 100 100 100 300 Baik
8 Desy Anis Kurlillah 100 100 100 300 Baik
9 Dewi Eva Naning L 100 100 100 300 Baik
10 Dewi Nurmata Sari - 100 100 200 Kurang
11 Dhi Ajeng Ummi L 100 100 100 300 Baik
12 Dina Novita - - 100 100 Kurang
13 Elsya Dewi Masruroh 100 100 100 300 Baik
14 Evi Zulfia Mahmudah 100 100 100 300 Baik
15 Febri Urfiana 100 100 100 300 Baik
16 Fi Ismi Hidayati Hanifah 100 100 100 300 Baik
17 Fini Alfionita 100 - 100 200 Kurang
18 Hafidhotur Rofi’ah 100 100 100 300 Baik
19 Hidayatuka Nur Baiti 100 100 100 300 Baik
20 Via Nur Aini 100 100 - 200 Kurang
21 Indah Isro Wati - 100 - 100 Kurang
22 Indah Maziyatul Khuria 100 100 100 300 Baik
23 Khalimatus Sa’diyah 100 - 100 200 Kurang
24 Sunarti Eka Wardani 100 100 100 300 Baik
25 Lailatus Zauharoh 100 100 100 300 Baik
26 Lutfi Yuliani 100 100 100 300 Baik
27 Miftahul Karimah 100 100 100 300 Baik
28 Minda Pujiati 100 100 100 300 Baik
29 Ninin Eka Lestari 100 100 - 200 Kurang
30 Nofi Carella 100 100 100 300 Baik
31 Nur Himatul Khoiriah 100 100 100 300 Baik
32 Nurul Hidayah 100 100 100 300 Baik
33 Rizqi Mega Julfikri 100 100 100 300 Baik
34 Rizqi Nur Fatma Sari 100 100 100 300 Baik
35 Rofiqoh istigfarin 100 - 100 200 Kurang
36 Roikhotul Jannah A 100 100 100 300 Baik
37 Roikhotul Jannah B 100 100 100 300 Baik
38 Tafrikhatin Anisyah 100 100 100 300 Baik
39 Uun Humairotul Hanifah 100 100 100 300 Baik
40 Wardatun Nisa’ 100 - 100 200 Kurang
41 Winda Syafitri - 100 100 200 Kurang
42 Zuhrotul Fitria 100 100 100 300 Baik
43 Zulfa Ismatul Maula 100 100 100 300 Baik
44 Zulfi Mazidatur Rohmah 100 - 100 200 Kurang
45 Siti Hanifah 100 100 100 300 Baik
46 Sri Utami 100 100 100 300 Baik
47 Reni Yunita 100 - 100 200 Kurang
48 Neni Ida Susanti 100 100 100 300 Baik
49 Siti Nafi’atul Latifah 100 100 100 300 Baik
50 Avita Dwi In 100 - 100 200 Kurang
51 Rohmawati Ningsih 100 100 100 300 Baik
52 Maknunah 100 - 100 200 Kurang
53 Hilda Miftahus Sururoh 100 100 100 300 baik
JUMLAH 14000




Dengan rumus
M =
Keterangan : X = jumlah nilai
N = jumlah siswa
M =
= 264,15
• Nilai di atas 264,15 dikategorikan B ( baik )
• Nilai di bawah 264,15 dikategorikan K ( kurang )
• Nilai sama dengan 264,15 di kategorikan C ( cukup )









BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan
Berdasarkan keadaan dilapangan selama praktek mengajar dan juga data yang te1ah penulis dapatkan, maka penulis menyimpulkan sebagai berikut:
a. Kesimpulan Mayor
Berkaitan dengan evaluasi yang telah dilaksanakan setelah pelaksanaan proses pengajaran, maka hasil evaluasi tersebut kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus M = dan menghasilkan nilai rata - rata 88,05. Dilihat dari nilai rata - rata tersebut, proses pengajaran dapat dikategorikan cukup berhasil.
b. Kesimpulan Minor
Berkaitan dengan evaluasi yang telah dilaksanakan setelah pelaksanaan proses pengajaran, maka hasil evaluasi tersebut kernudian dianalisis dengan menggunakan rumus M = adapun hasilnya adalah:
 Pelajaran Nahwu kelas 4 F Ula (M = 264,15)
- Kategori nilai B adalah 37 siswi (69,8 %)
- Kategori nilai K adalah 16 siswi (30,2 %)
Dilihat dari nilai rata - rata diatas, proses pengajaran pelajaran Nahwu kelas 4 F Ula dapat dikategorikan cukup berhasil.
5.2 Saran – saran
5.2.1 Bagi siswa
1. Kebersihan kelas perlu ditingkatkan
2. Mengisi kekosongan jam ketika ustadnya tidak hadir
3. Tidak bermusyawarah sendiri ketika ustadz sedang menerangkan



5.2.2 Bagi Madrasah
1. Perlu adanya peraturan yang tegas tentang akhlak dan kedisiplinan supaya siswa-siswi datang dan pulang tepat waktu
2. Perlu adanya wisuda mulai kelas 1 ula – 2 ulya agar siswa – siswi semangat dalam muhafadhoh
3. Perlu adanya peningkatan sarana, fasilitas dan prasarana demi sekolah
4. Madrasah Diniyyah, untuk sering kali melakukan praktek agar tidak kalah saing dengan pesantren lainnya.

BAB VI
PENUTUP

Alhamdulillah puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT atas terselesaikannya tugas pembuatan laporan ini tanpa adanya halangan apapun. Semoga dengan terselesaikannya laporan ini memberikan manfaat kepada penulis khususnya dan pembaca pada umumnya.
Penulis mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang bersangkutan dalam pembuatan laporan ini sehingga laporan ini dapat terselesaikan, juga tak lupa atas dukungan dan support teman-teman dalam pembuatan laporan ini.
Akhir kata penulis minta maaf apabila dalam laporan ini ada yang tidak berkenan di hati dan fikiran pembaca, untuk dari itu dengan hati yang ikhlas kami sangat mengharap saran dan kritik yang bersifat membangun dalam pembuatan laporan berikutnya, karena penulis juga menyadari “ Tiada gading yang tak retak “ bahwa laporan yang kami buat masih jauh dari sempurna.


Blokagung, 14 Februari 2011

Penyusun

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar